Di akhir setiap perkuliahan, ada satu pesan yang hampir selalu saya sampaikan kepada mahasiswa: jadilah data berjalan. Bagi saya, data bukan sekadar angka, tabel, atau laporan penelitian. Data adalah informasi dalam bentuk apa pun yang membantu kita memahami dunia di sekitar kita. Dengan data kita tahu sesuatu, dengan data kita mengerti mengapa sesuatu terjadi, dan dengan data kita bisa membaca pola yang sebelumnya tidak terlihat. Ketika seseorang terbiasa hidup berdampingan dengan data, ia akan lebih cepat memahami situasi, mengenali masalah, dan melihat peluang yang tidak disadari orang lain.
Data juga mengajarkan kita untuk terus belajar dan mengevaluasi diri. Saat kita membaca data, kita akan menemukan kesalahan, kelemahan, maupun hal-hal yang perlu diperbaiki. Dari sanalah proses evaluasi dimulai. Evaluasi bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi untuk menemukan cara agar pekerjaan, keputusan, atau tindakan kita menjadi lebih baik. Semakin sering kita melakukan proses ini, semakin dekat kita pada kondisi yang lebih paripurna. Dalam banyak kasus, kemajuan seseorang bukan ditentukan oleh seberapa banyak ia berbicara, melainkan seberapa baik ia memahami informasi yang ada di hadapannya.
Ketika nanti bekerja di mana pun, biasakanlah mengumpulkan data dan menjadikannya sebagai kekuatan pribadi. Jangan hanya menjadi pengguna informasi, tetapi jadilah pengelola informasi. Orang yang memiliki data dan mampu mengolahnya biasanya akan lebih cepat memahami persoalan dibandingkan yang lain. Ia akan menjadi rujukan, menjadi tempat bertanya, bahkan sering kali menjadi kunci dalam penyelesaian masalah di tempat kerja. Semakin dalam kita melakukan mining terhadap data, semakin luas pengetahuan yang kita peroleh, semakin terasah keterampilan kita, dan semakin kompleks pula cara kita memahami persoalan yang dihadapi.
Di era sekarang, data adalah salah satu senjata paling berharga. Bukan karena data membuat kita terlihat pintar, tetapi karena data membuat kita lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan. Semakin banyak data yang kita miliki dan semakin baik kita mengorganisirnya, semakin tajam intuisi kita dalam mengambil keputusan. Karena itu, di mana pun nanti rekan-rekan mahasiswa berada, jangan pernah meninggalkan data. Simpan, catat, amati, dan pelajari. Sebab sering kali kunci keberhasilan bukan terletak pada siapa yang paling kuat atau paling pintar, melainkan pada siapa yang paling cepat memahami keadaan. Dan jalan tercepat untuk memahami keadaan adalah melalui data.
— Novfirman
Dosen Sistem Informasi Lingkungan
0 Comments