Novfirman | Tulisan ini menggambarkan upaya Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dalam memperkuat Nagari Kamang Tangah Anam Suku sebagai sentra pertanian organik di Sumatera Barat melalui program pengabdian berbasis hibah BIMA Kemendikbudristek Saintek 2025. Program yang dilaksanakan secara bertahap ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga mencakup manajemen usaha, desain dan pengemasan produk, hingga pemasaran digital. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan pertanian modern memerlukan integrasi antara kualitas produk, branding, dan pemanfaatan teknologi digital agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan kelompok tani dalam membangun ekosistem usaha pertanian organik yang berkelanjutan. Dukungan pelatihan, pendampingan teknologi, serta penguatan media promosi digital memberikan dampak nyata terhadap kesiapan kelompok tani dalam menghadapi persaingan pasar. Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi nagari dapat dilakukan melalui inovasi, penguatan identitas lokal, dan strategi pemasaran berbasis digital. Baca selengkapnya di: "Metro Padang"
0 Comments