Festival Kuliner Bukittinggi memang meninggalkan banyak kesan, salah satunya ketika saya “berkunjung ke India” lewat sebuah sajian kecil bernama Puri atau Bani Puri. Dari sekian banyak makanan yang ada, cemilan inilah yang paling membuat penasaran. Bentuknya sederhana, bulat renyah dengan isian dan kuah khas, tetapi aroma rempah dan cara penyajiannya membuat orang ingin segera mencoba. Rasanya seperti melihat potongan kecil budaya India hadir di tengah ramainya festival kuliner.
Dulu saya sering mendengar bahwa makanan khas India identik disantap menggunakan tangan. Kali ini pengalaman itu terasa sedikit berbeda karena sang koki terlihat tetap menjaga kebersihan dengan menggunakan sarung tangan saat menyiapkan Bani Puri. Proses pembuatannya juga menarik untuk diperhatikan. Kulit puri yang renyah diisi berbagai campuran lalu diberi kuah bercita rasa unik. Sekali suap langsung pecah di mulut, menghadirkan perpaduan gurih, segar, dan rempah yang cukup kuat. Mungkin bagi sebagian orang ini hanya cemilan biasa, tetapi karena jarang ditemukan, rasa penasarannya jadi terasa lebih besar.
Akhirnya rasa penasaran itu pun terbayarkan di Festival Kuliner Bukittinggi. Walaupun hanya sebuah cemilan, Puri terasa layak hadir di festival sebesar ini karena membawa pengalaman rasa yang berbeda. Kadang sebuah makanan bukan hanya soal kenyang, tetapi juga tentang cerita, budaya, dan pengalaman baru yang dibawa dalam setiap gigitan. Setidaknya sekarang saya tidak lagi sekadar penasaran dengan makanan khas India ini, karena sudah pernah mencicipinya langsung.
0 Comments