Berawal dari data peserta pembibitan kaliandra di Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, saya mencoba mengubah data yang awalnya hanya berupa tabel menjadi visual yang lebih informatif. Dengan memanfaatkan Google My Maps, data lokasi peserta dipetakan sehingga sebarannya bisa terlihat secara langsung. Hasilnya cukup menarik—kita bisa melihat pola distribusi peserta, wilayah yang aktif, hingga potensi pengembangan program ke depan berbasis lokasi.
Meskipun masih sederhana, pendekatan WebGIS ini sudah cukup membantu dalam memahami kondisi di lapangan secara lebih cepat dan kontekstual. Ke depan, peta ini bisa dikembangkan menjadi lebih interaktif, misalnya dengan menambahkan data pertumbuhan tanaman, monitoring berkala, atau integrasi dengan platform berbasis web. Harapannya, visualisasi ini tidak hanya jadi pelengkap, tetapi juga alat bantu pengambilan keputusan dan media pembelajaran yang aplikatif.
0 Comments