Mengapa Surah Al-Fatihah disebut Ummul Qur'an (Induk Al-Qur'an)? Salah satu hikmahnya karena surah ini menjadi pembuka sekaligus ringkasan dari seluruh kandungan Al-Qur'an. Di dalamnya terdapat pujian kepada Allah, pengakuan akan keesaan-Nya, keyakinan terhadap hari pembalasan, doa, harapan, serta permohonan agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus. Karena kedudukannya yang sangat agung, Al-Fatihah dibaca berulang kali pada setiap rakaat shalat dan menjadi syarat sah shalat menurut mayoritas ulama. Barangkali inilah salah satu makna mengapa ia disebut Ummul Qur'an—ibarat seorang ibu yang menjadi asal dan tempat kembali, Al-Fatihah menjadi inti yang senantiasa mengiringi setiap shalat seorang muslim.
Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan adanya beberapa pendapat ulama mengenai hukum membaca Al-Fatihah dalam shalat. Pendapat yang paling banyak dibahas adalah bahwa membaca Al-Fatihah merupakan kewajiban pada setiap rakaat shalat. Pendapat ini dipegang oleh Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Imam Syafi'i, dengan rincian pembahasan yang berbeda pada beberapa kondisi shalat berjamaah. Hal ini semakin menunjukkan betapa istimewanya Surah Al-Fatihah dibandingkan surah-surah lainnya. Tidak ada surah yang begitu sering diulang dalam sehari oleh setiap muslim, sehingga pantas jika ia disebut sebagai Ummul Qur'an.
Ada satu pembahasan yang cukup menarik perhatian saya ketika membaca tafsir ini. Rasulullah ï·º menyampaikan melalui hadis qudsi bahwa shalat terbagi antara Allah dan hamba-Nya; setiap ayat Al-Fatihah yang dibaca akan dijawab oleh Allah. Dahulu, saya mengira dalam shalat berjamaah makmum cukup mengikuti bacaan imam sejak awal hingga akhir Al-Fatihah. Namun dari penjelasan dalam tafsir ini, saya baru memahami adanya pembahasan bahwa makmum tetap membaca Al-Fatihah sendiri setelah imam selesai membacanya. Karena itu, idealnya imam memberikan jeda sejenak sebelum melanjutkan ke bacaan surah berikutnya. Pembahasan ini juga menunjukkan bahwa para ulama memiliki beberapa pendapat dalam masalah tersebut, sebagai bentuk keluasan khazanah fikih Islam. Insya Allah, pembahasan mengenai keutamaan dan kandungan Al-Fatihah akan saya lanjutkan pada tulisan berikutnya.
Untuk lebih lengkap mengenai hadis-hadis tentang keutamaan Surah Al-Fatihah, silakan membaca: klik disini
Disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir.
Kesalahan dalam memahami dan menyampaikan isi tafsir sepenuhnya disebabkan keterbatasan penulis yang masih awam sebagai pembaca. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui segala kebenaran.
0 Comments